Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental

Sejarah kesehatan mental merupakan cerminan pandangan masyarakat terhadap gangguan mental dan perlakuan yang diberikan. Ada beberapa pandangan masyarakat terhadap gangguan mental di dunia barat, antara lain :

–         Akibat kekuatan supranatural

–         Dirusak oleh roh / setan

–         Dianggap kriminal karena memiliki derajat kebinatangan yang besar

–         Dianggap memiliki cara berpikir irasional

–         Dianggap sakit

–         Merupakan reaksi terhadap tekanan / stres, merupakan prilaku maladaptif

–         Melarikan diri dari tanggung jawab .

 Setelah perang dunia II , sejarah dalam kesehatan mental makin lama makin berkembang , perhatian masyarakat mengenai jiwa semakin bertambah . Kesehatan mental bukan suatu hal yang baru bagi peradaban manusia gangguan mental itu telah terjadi sejak awal peradaban manusia dan sekaligus telah ada upaya-upaya mengatasinya sejalan pada saat itu .

Secara etimologis, kata mental itu berasal dari kata latin. Yaitu “mens atau mentis” artinya roh, sukma , atau nyawa. Dalam bahasa yunani kesehatan tergantung dalam kata hygiene, yang berarti ilmu kesehatan .

Beers menulis buku yang berjudul “ A Mind that Found Itself” dalam bukunya melontarkan tuduhan-tuduhan terhadap tindakan-tindakan kejam dan tidak berprimanusiaan.

Beers menyarankan program perbaikan yang definitif pada cara pemeliharaan , penyembuhan bagi para penderita gangguan mental dan menyusun program yang berisikan :

  1. Perbaikan dalam metode pemeliharaan dan penyembuhan pada penderita mental
  2. Kampanye memberikan informasi-informasi agar orang mau bersikap lebih intelegen dan lebih human atau berperikemanusiaan tehadap para penderita penyakit emosi dan mental .
  3. Memperbanyak riset untuk menyelidiki sebab musabab timbulnya penyakit mental dan mengembangkan terapi penyembuhan .
  4. Memperbesar usaha-usaha edukatif dan penerangan guna mencegah timbulnya penyakit mental dan gangguan emosi.

Para psikolog besar ini sangat terkesan oleh Beers termasuk Williiam Jemes and Adolf Meyer . Dan akhirnya Adolf Meyer pun menyarankan agar “Mental Hygiene” di populerkan sebagai satu gerakan kemanusiaan. 1908 terbentuklah organisasi Connectitude Society For Mental Hygiene, dimana beers pun duduk didalam hingga akhir hayatnya .

Sumber:
Dr. Kartini Kartono, Hygiene Mental dan Kesehatan Mental dalam Islam, Bandung: CV. Mandar Maju, 1989.

American Psychiatric Association. 1994. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (4th ed). Washington, DC: America Psychiatric Association.

Tentang naypsikosa

Mari berkenal, mari belajar, mari bergabung, marimarrrrrr guys. Oia Aku suka sama orang yang suka sama aku loh :D
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s